Berbekal Pengagungan Dan Pengakuan
Sikap pengagungan terhadap Allah ini disamping karena kehebatan-Nya yang mendorong kita untuk selalu bersama Allah, juga karena pengetahuan yang kita miliki mengenai kekuasaan-Nya dalam mengadakan, mempersiapkan dan memberi hidayah dan menyesatkan. Jika kita mengetahui bahwa kita sendiri tidak kuasa mempersiapkan dan memberi hidayah kepada hati kita, maka kini tahulah kita bahwa betapa besar karunia Allah yang telah Dia anugerahkan didalam hati-hati orang beriman.
Ketika telah mengetahui kekuasaan Allah terhadap hati kita dalam hal menciptakan, mempersiapkan dan memberi hidayah, maka kitapun akan mengarah secara totalitas untuk mengagungkan-Nya disertai ilmu bahwa Dia selalu bersama kita dimanapun kita berada.
Kemudian kita berjalan kepada Allah dalam keta’atan sambil terus memperhatikan diri kita untuk senantiasa berada diantara tiga keadaan : pengagungan yang melalaikan (ta’zhim muzhil) dan pendekatan diri yang membawa (mudanat hamilah) serta kesenangan yang membangkitkan (surur ba’its).
No comments:
Post a Comment